Dewi Sartika Pasande Apresiasi Rumah Adat Toraja dan Rumah Suku Arfak di Bangun Berdampingan

0
262
Ketua Bidang Luar Negeri PMTI Ir Dewi Sartika Pasande, M.Sc. (Editing photo/Erlin).
Ketua Bidang Luar Negeri PMTI Ir Dewi Sartika Pasande, M.Sc. (Editing photo/Erlin).

VOISNEWS.COM, MANOKWARI – Suku Toraja yang ada di Kabupaten Manokwari, Papua, melakukan kolaborasi dengan suku lokal Manokwari, Suku Arfak.

Kolaborasi itu dilakukan dalam bentuk pembangunan rumah adat. Suku Toraja, Sulsel, yang ada di Manokwari, Papua, membangun rumah adat berdampingan dengan rumah adat suku Arfak.

Suku Toraja membangun rumah adat Tongkonan, berdampingan dengan Rumah Adat Mod Aki Aksa, di Manokwari, Papua Barat.

Rangkaian acara peresmian yang merupakan penggabungan antara dua budaya ini, sudah berlangsung sejak tiga hari, sejak Sabtu (7/5) dan berakhir hari ini, Senin (9/5/2022).

rumah adat Tongkonan, berdampingan dengan Rumah Adat Mod Aki Aksa.(Ist)
Berdiri dengan megah Rumah adat Tongkonan, berdampingan dengan Rumah Adat Mod Aki Aksa.(Ist)

Rumah Adat Mod Aki Aksa atau dikenal dengan nama Rumah Kaki Seribu, merupakan rumah adat asli dari suku Arfak di Kabupaten Manokwari, Papua.

Sementara tongkonan merupakan rumah adat khas Suku Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ketua Bidang Luar Negeri Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), Ir Dewi Sartika Pasande, M.Sc., mengapresiasi upaya pengembangan budaya tersebut.

Dewi Sartika Pasande yang juga Direktur Utama PT Jas Mulia ini, menyebut tempat itu menjadi spot wisata baru di Manokwari.

“Selamat dan sukses atas pelaksanaan acara mangrara Banua Tongkonan dan Rumah Adat Mod Aki Aksa di Manokwari. Ini suatu kesyukuran yang tak ternilai. Ini kita apresiasi. Adanya kegiatan ini mempertemukan satu dengan yang lain. Awalnya kita tidak saling kenal menjadi kenal,” kata Dewi Sartika.

Tujuh Alang (Lumbung) yang dibangun di Manokwari Papua Barat. (Ist)
Tujuh Alang (Lumbung) yang dibangun di Manokwari Papua Barat. (Ist)

Ditambahkan Dewi, Ketum PMTI, bersama Pangdam, Kapolda dan Beberapa Pejabat Manokwari, tampak merasa haru dan bangga atas dibangunnya dua rumah adat tersebut.

“Dua bangunan yang dibangun tersebut menjadi spot wisata baru. Bahkan Pangdam, Kapolda dan Ketum PMTI tak mau ketinggalan untuk berfoto bersama di tempat itu,” ujar Dewi Sartika.

Bukan hanya itu, warga masyarakat lokal maupun dari luar, sengaja datang untuk berwisata dan berfoto-foto, sambil menikmati keindahan rumah adat dua suku yang berdiri berdampingan tersebut.

Sekadar diketahui, acara puncak kegiatan ini dihadiri Gubernur Papua Barat, Bupati Manokwari, Ketua DPRD Provinsi Manokwari beserta anggota, Ketua DPRD Kabupaten Manokwari dan anggota, Pangdam, Kapolda Papua Barat, Ketum PMTI, anggota DPR RI Eva Stevany Rataba, Bupati Toraja Utara, Ketua DPRD Toraja Utara beserta anggota,Ketum BPS Gereja Toraja Alfred Anggui dan para Ketua IKT se Tanah Papua.

 

Penulis: Arlin
Sumber: Nurjaya Lassu
Editor: Erlin She

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here