Perantau Papua Dirikan Rumah Toraja di Manokwari, Ini Pesan Banpit

0
155
Ketua PMTI Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa, Bupati Torut Yohanis Bassang, Praktisi Hukum Piter Pondabarani, SH bersama tamu undangan berpose salam PMTI di Alang (Lumbung). Foto. (Ist)
Ketua PMTI Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa, Bupati Torut Yohanis Bassang, Praktisi Hukum Piter Pondabarani, SH bersama tamu undangan berpose salam PMTI di Alang (Lumbung). Foto. (Ist)

VOISNEWS.COM, MANOKWARI – Peresmian Tongkonan dan Rumah ‘Kaki Seribu’ di Manokwari Papua Barat menjadi bingkai pemersatu antara suku Toraja dan suku Papua.

Hal itu diungkapkan Praktisi hukum Bung Pither Pondabarani, SH. Saat berada dilokasi pelaksanaan kegiatan Mangrara Tongkonan di Manokwari
Papua Barat.

Bupati Torut Yohanis Bassang, mengenakan Passapu Ala Papua baju hitam (kiri), Anggota DPRD Fraksi Nasdem Harun Rante Lembang (kedua dari belakang), Mayjend TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa mengenakan kemeja kotak-kotak (tengah) dan Sekjen PMTI Dating Palembangan (Kanan) Foto. (Ist)
Bupati Torut Yohanis Bassang, mengenakan Passapu Ala Papua baju hitam (kiri), Anggota DPRD Fraksi Nasdem Harun Rante Lembang (kedua dari belakang), Mayjend TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa mengenakan kemeja kotak-kotak (tengah) dan Sekjen PMTI Dating Palembangan (Kanan) Foto. (Ist)

Banpit mengungkapkan hal inilah menjadi suatu kebanggan bersama antara orang Toraja dan Orang Asli Papua di Manokwari. Diresmikannya dua bagunan rumah adat, yakni rumah Tongkonan dan Rumah Kaki Seribu dalam satu lokasi, baik pelaksanaan bangunan maupun peresmiannya.

“Kacamata saya melihat suasana warga masyarakat Manokwari baik orang Toraja maupun Pribumi mereka sudah menyatu. Itu membuktikan sebagai simbol kebersamaan kedua masyarakat, sebagai ikatan persahabatan dan persaudaraan sejati, adat dan budaya,” ujar praktisi hukum Piter Pondabarani, melalui via telfon Androidnya, di Manokwari Papua, Minggu malam (8/5).

Pither Ponda menambahkan, ia juga mengungkapkan, momentum ini sebagai kesempatan untuk kita saling mengingatkan betapa kita semua merindukan sangtorayaan di negeri orang.

“Jangan lewatkan kesempatan ini sebagai kesempatan untuk berkonsilidasi baik masyarakat Toraja dengan Pemerintah dimanapun kita berada. Selalu ada tangan- tangan dingin untuk menjaga keutuhan persahabatan dan persaudaraan sejati, itu kuncinya,” kata Banpit yang dikenal Enerjik ini, kepada voisnews.com

Ist.
Ist.

Ditempat yang sama hadir Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang. Ia pun Tak luput dari rangkaian acara tersebut.

Dikesempatan itu Bupati Torut Ombas, dia meminta dan berharap kepada masyarakat terus menjaga kebersamaan yang dulu hingga kini.

Hal itupun diungkapkan Ombas saat bertemu dan berbincang santai bersama Ketum PMTI Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa didampingi Sekjen PMTI, Dating Palembangan.

Untuk itu, kata Yohanis akrab disapa Ombas ini, suatu kebersamaan yang harus tetap dijaga dengan baik. Apa yang sudah dibangun oleh warga masyarakat yang ada di Manokwari ini patut kita suport selalu dan jaga dengan baik.

“Ini adalah kesempatan yang baik bagi kita semua membangun sangtorayaan di tempat kita berada, baik sesama orang Toraja maupun dengan saudara-saudara kita maupun yang lainnya,” ungkap Ombas, yang ditirukan Banpit. (Erlin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here