Ketua PMTI dan Sekjennya Hadiri Acara Pemberkatan Suci di Manokwari Papua Barat

0
81
Foto bersama Ketua PMTI Mayjen TNI (Purn) Selvanus Lumbaa, Sekjen PMTI Dating Palembangan beserta rombongan setibanya di Manokwari Papua Barat, Sabtu (7/5) kemarin. (Ist)
Foto bersama Ketua PMTI Mayjen TNI (Purn) Selvanus Lumbaa, Sekjen PMTI Dating Palembangan beserta rombongan setibanya di Manokwari Papua Barat, Sabtu (7/5) kemarin. (Ist)

VOISNEWS.COM, MANOKWARI – Ketua Umum (Ketum) Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa dan Sekjen PMTI, Dating Palembangan, SE, Ak, MM beserta rombongan tiba di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (7/5).

Mengetahui kedatangan Rombongan Pengurus (PMTI) pusat. Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Papua Barat, Bpk Kornelius Mangalik, ST bergegas menuju bandara Rendani melakukan penjemputan dan mengantar rombongan ke tempat acara.

Setibanya di acara peresmian pemberkatan suci rumah adat Toraja (Tongkonan) dan Lumbung sekaligus rumah adat kaki Seribu Mod Aki Aksa (Igkojei). Para rombongan disambut hangat oleh masyarakat Toraja dan masyarakat setempat.

Acara pemberkatan suci atau syukuran ‘Mangrara’ tersebut bertempat di halaman Tongkonan Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Manokwari Soribo, Distrik Manokwari Barat, Sabtu (7/5) kemarin.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Dating Palembangan,SE, Ak, MM, mengatakan bahwa kehadiran kami juga sekaligus mewakili segenap anggota PMTI dari berbagai wilayah (perwakilan).

Pemberkatan di depan rumah adat Manokwari 'Kaki Seribu' yang dilaksanakan oleh Pastor dan didampingi ketua panitia Saul Rante Lembang ,ST, MM, Sabtu,(7/5). Foto Dok. (Albert/Plp).
Pemberkatan di depan rumah adat Manokwari ‘Kaki Seribu’ yang dilaksanakan oleh Pastor dan didampingi ketua panitia Saul Rante Lembang ,ST, MM, Sabtu,(7/5). Foto Dok. (Albert/Plp).

Kami melihat bangunan tersebut sangat luar biasa dan ini bisa jadi icon destinasi wisata baru yang bisa mengiring wisatawan lokal maupun internasional ke Toraja berkunjung untuk mengenal lebih jauh adat istiadat suku Toraja.

“Kita salut dan bangga apa yang dilakukan oleh sodara-sodari kita yang terkasih, sehingga bisa munculkan dan membangun Tongkonan sebagai ciri khas rumah adat masyarakat Toraja. Dan menariknya lagi satu tempat rumah khas adat Manokwari” ujar Sekjen PMTI, Via WhatsApp messengernya, Minggu (8/5) pagi.

Lebih lanjut Dating mengatakan, adanya rumah adat suku Toraja dan rumah adat kaki Seribu Mod Aki Aksa (Igkojei) yang dibangun di Manokwari ini menandakan bahwa hal ini merupakan suatu tanda yang baik. Terbangunnya toleransi dalam bingkai persaudaraan antara suku Toraja dan suku Papua di Manokwari.

Nampak suasana prosesi pemberkatan rumah adat Toraja (Tongkonan) dan Rumah adat 'Kaki Seribu', Sabtu (7/5). Dok. (Albert/Plp).
Nampak suasana prosesi pemberkatan rumah adat Toraja (Tongkonan) dan Rumah adat ‘Kaki Seribu’, Sabtu (7/5). Dok. (Albert/Plp).

“Kami pengurus PMTI menilai bahwa sodara -sodari kita masyarakat Toraja di Manokwari berbaur dengan baik sehingga dua bangunan rumah tradisional Toraja dengan rumah tradisional Papua dibangun di tempat yang sama. Selain itu, persatuan dan kesatuan orang Toraja di tanah Papua khususnya tanah Papua Manokwari, Provinsi Papua barat, tercipta dengan begitu indah,” terangnya.

Atas nama Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) mengapresiasi dan berterimakasih kepada ketua panitia syukuran mangrara Tongkonan IKT Manokwari Papua Barat, Saul Rante Lembang, ST, MM, Ketua IKT Manokwari, Forum Umat Katolik Toraja (Fukat) Manokwari, Ketua Panitia pembangunan serta segenap pemerintah daerah yang telah mendukung atas pembangunan dan terselenggaranya proses acara peresmian ini dengan baik. (Jony/Aji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here